Food Hunter: Model ‘Aduhai’ Lubuklinggau

Desember 19, 2018 ahmadari 0 Comments


Makanan khas daerah khususnya di Sumatra selatan ini sudah sangat familiar di kalangan masyarakat wong kito galo. Mungkin sedikit di jelaskan apabila ada pembaca bukan dari daerah sumsel. Kalo di KBBI model itu pola/metode tapi bukan itu maksudnya apalagi yang di maksud model disini wanita cantik yang belenggak-lengok memakai baju dari desaigner hehe. Model disini makanan berupa campuran pempek ikan kemudian dicampur dengan Mie putih atau sebagianya kemudian dicampur dengan kuah soto. Udah lah yaa kalo mau lebih dalam nanti main-main sini ke daerah sumsel ya.

0 comments:

Review Film Aquaman 2018

Desember 12, 2018 ahmadari 0 Comments

Film yang baru rilis ini memang sangat rekomendasi buat di tonton. Apalagi bagi kalian yang seneng dengan superhero!.  “aku juga bisa jadi super hero mu”? “YOUR MAN” heheh
Kita bahas satu-satu yaa mulai dari awal film ada seorang penjaga mercusuar yang ketika hujan datang ada seorang warga atlantis tergeletak di tepian pantai. Kemudian ia membawa nya kedalam rumah karena wanita tersebut mengalami luka di tubuhnya. Ternyata yang diselamatkan ialah seorang Ratu atlantis, negeri nan jauh di bawah laut. Kalian tau atlantis itu fakta atau mitos? Cari tau sendiri yaa

0 comments:

Bye-bye #CPNS2018

Desember 03, 2018 ahmadari 0 Comments


Pengalaman yang selalu mengajarkan bahwa untuk menggapai sesuatu tidak lah mudah, titik point nya disini ialah perjuangan. Pengalaman memiliki kegagalan meskipun kita telah melaluinya bukan berarti untuk melewati ujian kembali sudah dijamin bakal berhasil? Tidak semudah itu ferguso. Hehe. Nyatanya memang tidak, banyak faktor yang mempengaruhinya. Bisa jadi disebabkan oleh fikiran yang tidak tenang, bingung dan gugup. Story kali ini aku bakal cerita tentang kegagalan aku waktu ikut tes  #CPNS2018. Aku mengambil posisi analis SDM aparatur di Mahkamah agung. Alhamdulillah kegagalan itu masih berlanjut ketika tahun lalu juga demikian hehe, #sombong.


Adakalanya dibalik kegagalan ada terselip sebuah kebaikan yang kamu tidak ketahui, yaaa memang yang terbaik baik bagi kita belum tentu baik bagi allah kok. Jadi tetap keep fight yaa. Hidup terus berlanjut, berhenti bukan alasan, malas bukan menjadi kebiasaan, mulai lah hijrah menggali sesuatu yang baru yang mungkin akan menarik di lain waktu. Dicoba lagi tahun depan jika masih ada asal #2019gantipresiden. Hehe

Semoga catatan ini bisa menjadi pelecut saya dikemudian hari untuk terus mencoba. Gagal bukan alasan untuk tidak mencoba lagi?

Meskipun demikian saya berterimakasih banyak kepada seluruh panitia tes telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengikuti tes apalagi di mahkamah agung, tanpa kendala dan proses yang tidak bertele-tele. cepat dan sigap. semoga dilain kesempatan saya diberikan rezki untuk bergabung disini. amiin.

Teruntuk teman-teman yang lulus, syukuri apa yang kalian dapatkan kali ini, rezeki itu dari allah. Dialah yang maha pemberi rezeki, senantiasalah terus bersyukur agar ditambah nikma-nikmatnya lagi. Amiin.




 Hasil tes di Mahkamah Agung.
Kartu Ujian. #CPNS2018

Contoh soal-soal yang aku pelajari semoga bisa bermanfaat.Klik

0 comments:

Roti Bakar atau Roti Goreng?

Agustus 01, 2018 ahmadari 2 Comments

Ada yang tau sama roti ini? Ya bener banget. Ini roti bakar? Yakin ini dibakar? Hehe

Roti khas bandung ini memang sangat fenomenal karena cukup di gandrungi oleh kalangan pemuda maupun segala usia. Rasa nya enak serta gurih sehingga bisa di terima oleh khalayak umum. Cuman yang aneh itu proses dan pembuatan nya. Persepsi aku kalo di bakar itu bukan nya di panggang pake api ya? Namun aku udah liat semua yang jualan ini semuanya rata-rata di oles sama mentega terus di letakin di sejenis nampan gitu terus di oseng-oseng  sampe gosong. Menurut aku ini di goreng bukan di panggang. Are u kidding me?

Ada yang punya pendapat sama tentang hal ini? Yuk komen dibawah ya

2 comments:

Level Up For Move

Juli 17, 2018 ahmadari 0 Comments

Story.
Terkadang memang hidup punya pilihan, pilihan yang bisa di pilih oleh pemilik jati diri ini. Pada dasarnya kita Cuma sebentar, tubuh yang kuat, ganteng/cantik hanyalah sebatas wadah yang akan di tinggal di dunia.  Tak tersadar kita hanya tertipu oleh gemerlapnya hidup didunia. Harta dan kekuasaan hanyalah titipan yang maha kuasa tak akan di bawa ke akhirat, yang merupakan tujuan akhir hidup ini.

Adakalanya aku berfikir dan iri terhadap karir seseorang, tapi aku tetap optimis karena mereka berjalan sesuai dengan zona waktunya sendiri. Zona waktu yang harus di lalui setiap orang pasti berbeda-beda dan semuanya sudah di atur sama allah swt. Tak banyak yang menyadari bahwa apapun yang terjadi di dunia ini hanyalah kuasa dan atas izin nya allah. Pernakah kalian berfikir semua aktivitas yang kita lakukan itu benar-benar kita sendiri yang melakukannya? Jawabannya pasti tidak, yakinlah 100% pasti allah swt. Yang menggerakan. Contoh: Allah yang ciptakan mata, hati dan fikiran. Sebelum kita memikirkan sesuatu pasti allah sudah tau apa yang bakal kita lakukan, karena allah lah yang menggerakan semuanya ini. Minta terus kepada allah agar kita selalu di arahkan ke hal-hal yang baik dan tidak sia-sia.
Sama halnya dengan karir, kali ini aku udah mengenyam dunia bekerja selama 2 tahun di dunia Perbankan. Cara mendapatkannya tak mudah, penuh perjuangan yang saat itu mungkin allah izinkan saya untuk mengenyam pelajaran dari hal ini. Mengikuti rekrutmen yang notabene baru pertama kali nya karena kurang dari 1 bulan selepas saya wisuda udah di panggil buat ikut rekrutmen. Rasa bangga dan arogan pun saya rasakan, merasa special karena teman-teman seangkatan kemungkinan pada saat itu masih berkutat dengan tugas “Skripsi” yang tak kunjung selesai. Teringat perjuangan dulu untuk mendapatkannya mungkin sangat banyak, karena pada saat itu lagi bulan ramadhan, sholat berjamaah terutama terawih dan witir sudah banyak yang ketinggalan hanya demi mengejar dunia dan mungkin allah jugalah yang menggerakkan aku untuk begini. Kalo di inget-inget rugi banyak deh.
Tak lama berselang bekerja, ada sesuatu yang aneh terjadi pada kehidupan ini. Sepertinya aku mulai kehilangan arah kenapa dan apa yang aku cari di dunia ini, berbeda halnya ketika kuliah dulu yang hanya tugasnya datang ke kampus buat tugas dan dapetin nilai terbaik buat dikasih sama orang tua, namun ketika bekerja disini feel yang aku cari itu ngga ketemu. Banyak hal yang terjadi di kantor, ada-ada saja yang terjadi dan menurut aku ini gak biasa. Ada orang tua nya sakit, bolak balik masuk RS, ada yang kecelakan sampe masuk rumah sakit, dan orang tua ada yang meninggal. Masya allah. Disini aku mulai tersadar dengan apa yang aku lakuin itu gak bener. Bisnis yang aku lakuin itu berhubungan dengan Bunga atau RIBA. Namanya juga perbankan, bisnisnya muterin duit dan kata orang itu renternir berdasi. Sedih rasanya, orang tua udah nyekolahin eh ujung-ujung nya jadi renternir. Astafirullahhadzim.
Ada momen seketika yang bikin sedih itu ketika ada orang yang minjem uang, Cuma berhubung gak sanggup bayar jadi nya macet. Ditagih sana-sini masih tetep gak bayar. Padahal minjem 25 juta berhubung gak bayar udah hampir setahun loo tau gak pas aku di system jadi berapa? 80 juta! Hutang pokok+Bunga Berjalan. Ya allah disini aku ngerasa berdosa banget. Disatu sisi ini sangat menzolimi, apalagi sesama muslim. Rasanya mau berenti seketika itu juga namun masih ada terikat kontrak aku terpaksa ngikuti itu selama kontrak abis. Sangat-sangat terpaksa karena aku takut sama hukum allah, siksa nya allah, karena pada saat didunia kita pasti di minta pertanggung jawaban.
Selama proses kontrak selesai aku berharap gak ada apa-apa yang terjadi pada diriku dan keluarga. Namun allah gak ngasih kenikmatan untuk hijrah itu dengan mudah, allah kasih ujian. Namanya juga mau naik kelas pasti ada ujiannya, makin tinggi ya makin susah. Tapi tenang, yang kasih ujian itu allah, lama atau benter ya terserah allah, dialah yang punya segala sesuatu atas di dunia ini. Tetap berdoa kepadnya dan tidak bergantung kepada yang di ciptkan olehnya bergantunglah kepada yang menciptkan  segala nya ini.
Setelah putus kontrak kerja tepat pada tgl 27 Juni 2018 berasa terbebas dari jeratan dunia Ribawi. Namun tantanganya kedepannya sangat berat, dunia sekarang ini  di ibaratkan kan “ketika kita naik motor, meski telah menghindar dari lubang-lubang jalan namun kita tetap dapet debu jalanannya”. Harus tetap hati-hati, terus belajar ilmu ekonomi syariah khususnya agar terhindar dari perbuatan yang dilaknat oleh allah swt. Banyak temen juga masuk dalam kondisi yang sama, ada yang udah ngerti Cuma belom yakin, ada pula yang mau coba-coba masuk ke dunia ribawi ini, namun aku udah ngingetin gak baik dan gak boleh sesuai agama namun keputusan ada di pundak mu teman. Memang terkadang kalo gak ngerasain sendiri terkadang gak percaya sama murkanya allah. Sedih juga rasanya.
Pesen buat yang masih kerja di bank konvensional ataupun syariah apakah ada yang bisa menjamin kita aman dari maut sampai yang kita rencanakan terlaksana?
Bagaimana jika Allah tiba-tiba memanggil kita, sedangkan kita sedang melakukan maksiat
- Menawarkan riba
- Membuat analisis kredit riba
- Menagih riba
- Dan aktivitas lain yang jelas-jelas Allah larang..

Ingatlah
Tak mungkin seorang pun lari dari kematian
قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumu’ah: 8). Harus diyakini  Kematian tak bisa dihindari

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ
.
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’: 78).

Saking dahsyatnya riba itu, sampai disebutkan bahwa dosa menjalankan riba itu setara dengan berzina ibu kandung sendiri. Berzina saja sudah berdosa, apalagi berzinanya dengan ibu kandung sendiri, tentu dosanya berlipat-lipat. Sebab ibu kandung adalah wanita mahram yang haram untuk dinikahi. Kalau pun tidak dengan jalan zina tetapi dengan pernikahan pun juga tetap berdosa.

Hadits yang menegaskan hal itu adalah hadits berikut ini :

عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ اَلنَّبِيِّ قَالَ: اَلرِّبَا ثَلاثَةٌ وَسَبْعُونَ بَابًا أَيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ اَلرَّجُلُ أُمَّهُ
.
Dari Abdullah bin Masud RA dari Nabi SAW bersabda,"Riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri. (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim)
Yang menarik dari hadits di atas adalah ketika disebutkan bahwa dari 73 pintu riba, yang paling ringan adalah seperti berzina dengan ibu kandung sendiri. Itu yang paling ringan, lalu bagaimana dengan yang paling berat?

Bahkan masih ada lagi hadits yang agak mirip, yaitu haramnya dosa riba lainnya adalah setara dengan 36 perempuan pezina, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini :

عَنْ عَبْدِ الله بْنِ حَنْظَلَة غَسِيلُ المَلاَئِكةِ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله ِدرْهَمُ رِبَا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتٍّ وَثَلاَثِيْنَ زَنِيَّة - رواه أحمد
.
Dari Abdullah bin Hanzhalah ghasilul malaikah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Satu dirham uang riba yang dimakan oleh seseorang dalam keadaan sadar, jauh lebih dahsyah dari pada 36 wanita pezina. (HR. Ahmad).

Di antara dalil Al Qur’an yang mengharamkan bentuk riba adalah firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
.
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Ali Imron: 130)
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun melaknat para rentenir (pemakan riba), yang mencari pinjaman dari riba, bahkan setiap orang yang ikut menolong dalam mu’amalah ribawi juga ikut terlaknat.

Dari Jabir bin ‘Abdillah, beliau berkata,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ
.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang menyerahkan riba (nasabah), pencatat riba (sekretaris) dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”(HR. Muslim no. 1598)
Ketika Allah bilang 'TINGGALKAN!
Maka tidak ada keraguan untuk segera ambil sikap
.
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَذَرُواْ مَا بَقِىَ مِنَ ٱلرِّبَوٰٓاْ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ (٢٧٨)
.
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba [yang belum dipungut] jika kamu orang-orang yang beriman." (QS: Al Baqarah: 278)

Lalu, pantaskah kita mengaku sebagai orang yang beriman, padahal Allah perintahkan untuk tinggalkan riba, tapi kita masih menawar nya. Pasti ada merasa ketakutan Makan apa nanti? Gimana nafkah anak istri? Subhanallah, Tidakkah kita yakin dengan kekuasaan Allah? Tidakkah kita yakin, bahwa Allah lah Zat Pemberi Rejeki?

Firman Allah Ta’ala,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
.
“Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (Huud: 6)
Maka dari itu Segera bertaubat kepada allah, berhenti dari pekerjaan yang haram dengan segudang kenikmatan duniawi ini yang kita cari bukan lah dunia namun di akhirat tinggalan amalan saja yang bisa kita bawa sebagai bekal kehidupan di hari akhir.










Ahmad Ari YansyahLubuklinggau, 17 Juli 2018
11.27 PM. WIB
Source: XBANK https://www.instagram.com/xbank.indonesia/?hl=id

0 comments:

Cuma Ada di Palembang

Januari 21, 2018 ahmadari 2 Comments

Kebanyakan orang-orang hanya tau tempat terkenal di palembang, seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Pasar 16, Punti Kayu dan lain-lain. Namun ada kebiasaan yang mungkin wajib diketahui sama kalian bahwa orang-orang di palembang khususnya sumatera selatan ini untuk kebiasaan makan pasti selalu gak abis dan nyisain 'satu'.

Yaa benar ketika lagi ngumpul pasti selalu memesan makanan berupa gorengan, pempek atau makanan ringan lainnya. Sering terjadi ialah tidak habisnya keseluruhan apa yang dimakan. Seperti gambar berikut ini.


*Tahu goreng dan Otak-otak

"Wai jok, sengit nian ini, payo siapo yang nak ngabiske nyo...🙈

Nah terkadang kebiasaan yang sering gue alami itu ketika ngumpul selalu gini, selalu gak abis apa yang dimakan dimeja. Selalu ada orang terakhir yang menjadi penentu penghabisan makan hahaha. Menurut mimin sih mungkin disisain satu itu supaya yang makan terakhir itu bayar yang paling gede karena jatah makan nya nambah haha, bisa jadi kan yaa.


Menurut kalian apa penyebab nya? apakah ada juga kasus kek gini di daerah kalian?

Komen di bagian komentar yaaa... 😀😀 😀 

2 comments:

Sekoteng vs Bandrek Serupa Tapi Tak Sama

Januari 20, 2018 ahmadari 2 Comments

Jika cuaca dingin paling enak untuk minum yang anget-anget, pisang anget,sekuteng anget, bandrek anget, kopi anget dan pacar anget #eh. Sewaktu bingung mau minum apa ketemu deh bandrek sama sekuteng, aku pilih semuanya soalnya ada perbedaan penampilan penyajian dari keduanya. Pada umumnya orang lebih suka bandrek, tapi jarang tau sekoteng itu gimana bentuknya.
  


Hayo mana yang sekoteng dan mana yang bandrek? yaps, yang kiri itu sekoteng dan yang kanan itu bandrek. bukan racun yaa kayak lagu dangdut hehe.
Kalo ketemu dengan ciri-ciri ada potongan roti, kacang-kacangan dan pacar cina itu pasti sekoteng kalau bandrek rasanya jahe gitu. sebenernya kedua minuman ini memiliki bahan dasar sama yaitu jahe. Tapi asal muasalnya sekoteng itu dari masyarakat jawa tengah dan bandrek itu dari jawa barat(sunda). 
Manfaatnya minuman ini bisa meredakan tenggorokan yang sakit dan menghangatkan badan dikala cuaca diluar lagi dingin gitu, otomatis lebih mantep lagi kalo dimakan bersama goreng-gorengan lainnya.
Untuk yang tinggal di lubuklinggau bisa cari di deket rel stasiun pasar atas, untuk jam bukanya bisa sampai jam 01.00 malem loh. kalo lagi ngidam malem malem boleh juga kesini bareng mantan #eh.
Harga nya gak terlalu mahal, kisaran 7-8 ribu, kalo mau pake telor ya tambah lagi. Yang di gambar itu bandrek rasa coklat, bukan rasa yang pernah dulu ada #eh. Buat kalian nanti kalo mau minum baca bismillah dulu ya biar barokah hehehe. 

*catatan malam minggu.

2 comments:

Movie Review: Insidious The Last Key

Januari 07, 2018 ahmadari 6 Comments

Well... malem-malem nonton di cinemaxx bareng anak-anak eh maksudnya sohib aku, jesa dan noval. mau tau nonton apa, yaap bener nonton insidious 3 yang "the last key" pake kunci-kunci itu antu nya hehe. 

Review sedikit boleh kali ya tapi gak ada video nya, karena gak boleh itu termasuk tindak pidana. Jadi gini awalnya liat schedule di aplikasi cinemaxx, berhubung aku tinggal di lubuklinggau jadi cuma ada cinemaxx aja. Cek-cek status ada film horor bagus nih insidious, wah film horor yang aku ikutin terus sewaktu masih kuliah. meski nonton nya dulu nunggu download di situs situs web hehe. Well kami booking tempat untuk nonton waktu itu, si jessa dateng kesana sekitar jam 10 pagi untuk mengantri dan rupanya sudah banyak yang mesen dimana-mana dan beruntungnya kami bisa dapet kebagian tiketnya. untuk jadwalnya mulai jam 11 malem. aje gile malem amat yaa -____-

6 comments: